Upacara Bendera Hardiknas 2026 Berlangsung Lancar di SDN 53 Oi Fo,o Kota Bima

Kota Bima - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026, diperingati dengan khidmat melalui upacara bendera yang digelar di halaman SDN 53 Oi Fo,o pada pagi hari ini. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib, dihadiri oleh seluruh warga sekolah mulai dari pendidik hingga para siswa-siswi.
Dalam pelaksanaannya, tugas sebagai petugas upacara diemban sepenuhnya oleh para bapak dan ibu guru sekolah tersebut. Mereka tampil dengan penampilan rapi dan sikap yang tegap, menjalankan setiap bagian upacara dengan penuh tanggung jawab, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan teks pidato. Sementara itu, seluruh siswa-siswi SDN 53 Oi Fo,o mengikuti jalannya upacara sebagai peserta dengan sikap hormat dan antusiasme yang tinggi.
Upacara ini dipimpin oleh Bapak Saiful, S.Pd selaku pembina upacara. Dalam kesempatannya, beliau membacakan naskah pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang berisi pesan-pesan penting seputar makna pendidikan dan arah kebijakan pendidikan nasional saat ini.
Dalam pidatonya, Menteri menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk melakukan refleksi serta meneguhkan semangat pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya adalah proses untuk memanusiakan manusia, menemukan dan mengembangkan potensi serta fitrah manusia, sebagaimana yang telah diletakkan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara melalui sistem among yaitu asah, asih, dan asuh.
Sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak dan peradaban, serta menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh guna mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai program prioritas dengan lima kebijakan strategis. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan memadai. Kedua, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru, di antaranya melalui pemberian beasiswa, pelatihan, serta peningkatan tunjangan dan insentif. Ketiga, integrasi pembelajaran dengan penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, resik, dan indah (ASRI), serta penerapan berbagai program pembentukan karakter seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Makan Bergizi Gratis, dan lain-lain. Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik. Kelima, perluasan akses pendidikan yang luas, murah, dan fleksibel bagi semua kalangan, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Menteri juga menekankan bahwa keberhasilan seluruh kebijakan pendidikan sangat bergantung pada tiga hal utama yaitu pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, kebijakan hanya akan menjadi program yang berhenti di atas kertas.
Di akhir pidatonya, Menteri mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.

Setelah pembacaan pidato selesai, upacara ditutup dengan doa dan penurunan bendera Merah Putih. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan khidmat. Para siswa dan guru pun meninggalkan lapangan upacara dengan semangat baru untuk terus memajukan dunia pendidikan di lingkungan masing-masing.