Sejukkan Suasana Jumat, Siswa Diajak Raih Keutamaan Al-Qur’an Sejak Dini
KOTA BIMA-Setiap hari Jumat, suasana di lingkungan sekolah terasa lebih tenang dan penuh ketenangan saat seluruh siswa berkumpul mengikuti kegiatan Ilmu, Membaca, Tahfidz, dan Al-Qur’an (IMTAQ). Kegiatan rutin ini dikoordinir langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam, Bapak Zulkifli, S.Pd.I, didampingi oleh seluruh rekan guru agama lainnya.
Pada kegiatan kali ini, materi yang disampaikan berfokus pada pembacaan bersama surah-surah pendek yang ada di dalam Al-Qur’an. Tidak hanya sekadar membaca, para siswa juga diarahkan untuk maju satu per satu guna menunjukkan kemampuan menghafalkan ayat-ayat yang telah dibaca bersama sebelumnya. Cara ini dipilih agar setiap siswa semakin terlatih dalam mengingat, memahami, dan mengamalkan isi kandungan ayat suci Al-Qur’an.
Dalam penyampaiannya, Bapak Zulkifli, S.Pd.I mengingatkan seluruh siswa tentang keutamaan luar biasa dari membaca Kitab Suci Al-Qur’an. “Ketika kalian membaca satu huruf saja dari Al-Qur’an, pahala yang didapat sudah sangat banyak dan berlipat ganda. Apalagi semakin banyak huruf dan ayat yang kalian baca, maka semakin besar pula kebaikan dan pahala yang akan diterima,” ujar Bapak Zulkifli di hadapan para siswa.
Ibu Nurwahidah, S.Pd Selaku kepala sekolah turut menambahkan pesan penting agar siswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Menurutnya, berada di lingkungan yang membiasakan membaca Al-Qur’an adalah sebuah keberuntungan besar. Sebaliknya, orang yang tidak memanfaatkan kesempatan belajar dan mengamalkannya termasuk ke dalam golongan yang merugi. “Kita semua sudah diperlihatkan adanya surga dan neraka. Semuanya itu nanti akan kita dapatkan sesuai dengan apa yang kita kerjakan dan amalkan selama hidup di dunia ini,” tegas Ibu Nurwahidah.
Kegiatan ini juga menjadi wadah saling mengingatkan dan menasihati antar sesama siswa. Disampaikan kembali bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca mengandung kebaikan, dan isi kandungannya wajib untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Para guru juga mengimbau agar semangat belajar Al-Qur’an tidak hanya dilakukan di sekolah atau saat ke TPQ saja, tetapi juga dilanjutkan di rumah. Mengingat waktu yang dimiliki anak-anak di rumah jauh lebih banyak dibandingkan saat berada di sekolah, maka diharapkan waktu luang tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengulang hafalan dan memperdalam pemahaman tentang Al-Qur’an.
Dengan berakhirnya kegiatan IMTAQ hari ini, seluruh siswa diharapkan tidak hanya membawa hafalan ayat, tetapi juga membawa semangat untuk terus membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan yang bermanfaat.