Semaikan Nilai Religi di Bulan Suci, SDN 53 Oi Fo’o Kota Bima Membina Karakter Siswa Lewat Pesantren Kilat
Kota Bima - Bulan suci Ramadan menjadi momentum emas bagi SDN 53 Oi Fo’o Kota Bima untuk memperkuat karakter religius siswanya. Melalui kegiatan Imtaq dan Pesantren Kilat, suasana khidmat menyelimuti Mushollah sekolah setempat sejak pagi hari.
Kegiatan yang dirancang khusus untuk mengisi bulan penuh berkah ini dipandu langsung oleh tim guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terdiri dari Bapak Zulkifli, S.Pd.I, Ibu Siti Mariam, S.Pd.I, Ibu Ulfah, S.Pd.I, dan Ibu Sudaryu Triyanti, S.Pd.I.
Rangkaian Ibadah yang Menyentuh Hati
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah, yang bertujuan untuk membiasakan siswa melakukan ibadah sunnah sejak dini. Usai sholat, suasana semakin syahdu dengan lantunan ayat-ayat suci melalui kegiatan Tadarus Al-Qur’an bersama.
Untuk menguji kepercayaan diri dan hafalan, para siswa diminta maju satu per satu ke depan mimbar untuk melafalkan hafalan surat-surat pendek (Juz Amma). Hal ini dilakukan guna memastikan setiap lulusan SDN 53 Oi Fo’o memiliki bekal hafalan yang kuat.
Kajian Ilmu dan Pesan Kepala Sekolah
Acara dilanjutkan dengan siraman rohani berupa kajian singkat yang disampaikan oleh Ibu Siti Mariam, S.Pd.I. Beliau memaparkan makna mendalam di balik ibadah puasa, yakni melatih kesabaran dan kejujuran di hadapan Allah SWT.
Menutup rangkaian kegiatan, Kepala SDN 53 Oi Fo’o, Ibu Nurwahidah, S.Pd, memberikan penguatan materi mengenai urgensi ibadah sholat. Beliau menekankan bahwa sholat adalah Tiang Agama dan merupakan satu-satunya perintah yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT tanpa perantara malaikat.
"Sholat adalah fondasi hidup kita. Keistimewaannya sangat luar biasa karena perintahnya dijemput langsung oleh Rasulullah. Jika sholatnya baik, maka baiklah seluruh amalannya," pesan Ibu Nurwahidah di hadapan para siswa.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat ini, diharapkan siswa-siswi SDN 53 Oi Fo’o tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang mendalam sebagai bekal di masa depan.